Selasa, 20 Maret 2018

Battle Review: Bagus Mana Sih Pixy Two Way Cake Cover Smooth dan Pixy Two Way Cake Perfect Fit?


Hi guysss!!!

Sudah lumayan lama ya ga ngepost hehe.

PIXY TWC Cover Smooth VS Pixy TWC Perfect Fit


Post kali ini aku akan kembali bikin “Battle Review” antara dua two way cake kepunyaan Pixy yaitu Pixy Two Way Cake Cover Smooth yang mari kita singkat menjadi Pixy TWC cover smooth dan Pixy two way cake Perfect Fit yang kita singkat menjadi Pixy TWC perfect fit. Anyway, aku gabeli full version ya alias dua twc ini merupakan refill size karna aku tipe orang yang males beli bedak twc full version kalau belom tau performanya. Kalau aku rasa bagus biasanya aku akan repurchase dia dengan full versionnya. Daannn this is my first twc for each series jadi masih pake refill dulu. So, di post kali ini aku akan lebih memfokuskan ke performa kedua bedak ini bukan packagingnya. Jadi, kalau kalian pengen cari full review tentang packaging kedua bedak ini, silahkan googling yaaa banyak banget kok. Anyway, sebelum masuk ke review, aku mau kasih tau dulu kalau kedua bedak ini berada di harga yang hampir mirip hanya beda 3-5ribu tergantung tiap toko. Kalau di Bilka Surabaya pas diskonan, twc perfect fit (putih) itu harganya 20.700 sedangkan twc cover smooth (biru) harganya 24ribu lebih berapa ratus gitu. Terjangkau? Exactly. Pixy Cover Smooth ini termasuk two way cake terbaru keluaran pixy loh. Namun, pas aku check di website resminya, Pixy Perfect Fit masih menjadi two way cake favorit pengguna pixy. Jadi, apa bener Perfect Fit lebih unggul dari Cover Smooth mengingat jumlah penggunanya yang lebih banyak? Markitcar (Mari kita cari tahu :p)!
Anyway, yang belom tau beda bedak compact dan TWC itu apa, silahkan main kemari ya: Macam-Macam Bedak dan Lip Product Apa Aja Sih? (Bagian 1: Bedak)

KIRI: Pixy TWC Perfect Fit (Putih)
KANAN: Pixy TWC Cover Smooth (Biru)

Packaging

Meskipun aku bilang ga akan fokus ke packaging (lagian boxnya cover smooth kebuang hehe maafkan jadi biar adil kita skip bagian box ya. Intinya kalau cover smooth boxnya biru muda sedangkan perfect fit putih), tapi kurang afdol rasanya kalau review tanpa review packagingnya. Well, untuk urusan packaging, p ixy twc perfect fit alias pixy twc dus putih ini menurutku kemasannya lebih rapuh daripada pixy twc cover smooth atau dus biru. Kenapa? Karna buat ngebuka pun itu sulit keliatan banget lah kalau tempatnya rapuh dari plastik biasa banget. Terlebih lagi, kalau kalian beli twc perfect fit, sekalipun sudah include spons, tapi tetep aja sponsnya ga bisa masuk di kemasan refill. Kalau twc cover smooth gimana? bagus menurutku. Dia itu simpel gitu biru laut yang nenangin mata. Bahannya juga lebih tebal daripada perfect fit. Buat ngebuka juga gampang banget tingga ‘push’ langsung kebuka. Cover smooth juga menurutku lebih easy to bring meskipun di taruh di saku jeans karna dia kecil walaupun buntet. Sebenernya perfect fit juga bisa sih di bawa di saku jeans. Tapi nih, kan sponsnya gabisa masuk. Kalau taruh saku jeans malah was-was sponsnya. Iya kalau sponsnya kena saku yang bersih. Kalau kotor? Bisa jerawatan dah itu muka huhu. So, dari sini udah keliatan kan siapa juaranya kalau packaging? Absolutely Pixy TWC Cover Smooth alias Pixy TWC Biru yang menang. Eits, meskipun dari tadi Pixy coversmooth keliatan lebih unggul, tapi aku pribadi jauh lebih suka spons aplikatornya Pixy perfect fit. Kenapa? Karna dia jauh lebih lembut, lebih lentur gitu daripada spons TWC Cover Smooth yang cenderung kaku.

Texture

Kiri: Cover Smooth
Kanan: Perfect Fit

Keduanya punya tekstur yang sama: powdery gitu. Keliatan lebih matte si perfect fit sih. powdery nya juga masih powdery si perfect fit. Kehalusannya masih halus cover smooth sih. Aku gatau ya apa karna sponsnya atau karna tekstur bedaknya, tapi yang jelas, pas di apply, lebih gampang dibaurin si perfect fit. Aku belom pernah nyoba pake bedak cover smooth tapi sponsnya perfect fit jadi kurang tau kenapa hasilnya lebih gampang di baurin si perfect fit, hehe. Oh iya, perfect fit ini menurutku teksturnya lebih enak buat diratain dengan cara di geser. Sebenernya digeser atau ditepuk bagus sih Cuma aku lebih suka di geser hehe karna aku biasanya kalau pake twc ga pake base makeup lain di bawahnya jadi ga takut base makeup ke geser. Kalau kalian pakai bb cream, foundation dsb sebelumnya, lebih baik di tap-tap ya biar ga geser. Sedangkan cover smooth dengan spons dia yang seperti itu, dia sama sekali ga enak dipake kalau dengan cara ngegeser. Lebih enak di tepuk-tepuk doang.

Shades

Kalau soal shades, aku yakin perfect fit akan jauh menang. Perfect fit punya 8 warna yang setauku 4 warna tergelapnya match sama warna kulit orang Indonesia. 4 warna lainnya juga masih cocok aja sih buat orang Indonesia berkulit fair ataupun oriental. Sekalipun warna terputih juga masih bisa dipakai sama orang Indonesia tapi punya keturunan bule:p Yaa intinya shadenya lebih friendly lah buat kulit orang Indonesia. Aku sendiri pilih shade 03 Golden Beige yang kenceng kuningnya. Unfortunately, dia ga cocok sama kulitku huhu. Emang sih dia bukan 4 shade tergelap, makanya aku salah beli shade gengssssss.  Menurutku Golden Beige lebih cocok buat kalian berkulit kuning terang, kuning oriental. Tapi ya untungnya karna dia warna dasarnya kuning ya, jadi di kulitku yang warm undertone ya masih masuk ajaa walaupun warna tangan dan muka pasti beda hehe.

Kalau Cover Smooth, menurutku dia kurang greget sih shadesnya. Mereka menyediakan 5 pilihan warna gitu tapi menurutku yang cocok buat kulit orang Indonesia Cuma 2 nomer yaitu natural peach sama light beige. Itupun di temenku yang menurutku sudah cukup cerah (kuning langsat), natural peach masih agak sedikit keputihan. Anyway, aku ambil shade nomer 3 natural cream. keliatannya sih kuning kencang ya tapi aslinya ada campuran pink nya sedikit. Pas aku pake keputihan gitu jadi lebih kayak shade warna putih dibandingkan kuning huhu. Untungnya, meskipun dia ini lebih cenderung putih pas dipakai, dia ini ga terlalu greyish alias ga seberapa ngabu-abu di kulit orang Indonesia, kulit aku sih lebih tepatnya. Tapiii entah kenapa aku suka shade natural cream sih xD soalnya walaupun dia keputihan tapi keliatannya natural putihnya asal pakenya ga belang-belang walaupun warnanya menurutku sedikit ngabu atau greyish.

Maaf ya gambarnya gelap soalnya emang biar keliatan kayak warna aslinya. tolong fokus di warna ya gausah liat yang lain wkwk. Anyway, keliatan ngga kalau warna natural cream warnanya ada pinkishnya sedikit?

Performance

Oke ini bakal lumayan panjang ya. Aku akan bagi beberapa part biar ga bingung.

1.       SPF

Pertama kita bahas soal SPF! Yap. Aku itu tipe orang males sunscreen-an tapi rajin retouch. Jadi, bedak ber spf itu menurutku wajib! Aku males pake sunscreen cream gitu karna kan sunscreen kudu di apply tiap berapa jam sekali gitu, dan aku males kalau udah dandan gitu kan terus kudu oles sunscreen di atas dandan-an. Apa kata dunia? Jadi aku selalu pake bedak ber spf karna emang aku rajin retouch bedak sih. Benda per makeup-an yang aku ga bisa lepas adalah bedak. Beneran dah. Mending ga pake lipstik dsb daripada ga pake bedak. Karna mukaku itu sering kucel sis wkwk. Jadi, buat yang males sunscreenan kayak aku tapi ga pingin sering-sering apply ulang bedak, menurutku cover smooth akan lebih membantu kalian sih. SPF nya lebih tinggi yaitu SPF30 kalau si perfect fit, dia punya SPF15. Apa sih gunanya SPF? Bukan berarti SPF tinggi akan lebih melindungi ya. SPF tinggi itu berarti waktu melindunginya akan lebih lama. Setauku kalau SPF15 itu bekerja maksimal 2-3 jam. Jadi tiap 2 jam kalian retouch SPF sedangkan kalau SPF30, kulit kalian akan terlindungi dari UVB selama maksimal 4-5 jam. Jadi, kalau kalian males retouch bolak-balik mending sekalian pakai cover smooth yang spf nya lebih tinggi ya!

2.       Applied

Baiklah kita lanjut ke hasil pas di apply ya! Keduanya kalau pertama kali di apply akan matte. Namun, perfect fit jatuhnya akan lebih matte lagi daripada si cover smooth. Dia (perfect fit) ini cukup bagus buat nyerap minyak di wajah. Kalau kalian lagi build up, perfect fit akan jauh lebih bagus daripada cover smooth terutama buat kalian berkulit berminyak karna minyak di wajah kalian akan matte seketika.

3.       Moisturizing

Keduanya memiliki kandungan squalane oil ya. squalane oil ini berfungsi untuk melembabkan muka jadi kulit tetap lembab meskipun matte. Mungkin itulah kenapa even you don’t use moisturizer,muka kalian akan berminyak sedang setelah beberapa jam pemakaian dan ini terjadi di kedua bedak ini.

4.       Oil Control

Untuk oil controlnya, perfect fit akan lebih menang. Si Cover Smooth ini kalau dipakai 1-2 jam aja udah berminyak. Tapi di aku sih berminyaknya cantik sih dewy gitu. Jadi kayak pake makeup dewy bin glowing, saya suka xD tapi, kalau kalian penggemar makeup matte, kalian akan lebih terpuaskan dengan perfect fit.

5.       Oxidizing

Perfect Fit ini kalau dipakai meskipun awalnya keputihan (karna salah shade), 2-3 jam kemudian warnanya oksidasi guys dan jadi agak mirip sama warna kulit kalian. Mungkin beberapa ada yang suka kayak model Perfect Fit ya yang oksidasi gitu tapi kalau aku bukan tipe orang yang suka kalau makeup oksidasi. Sebaliknya, Cover Smooth ini warna pas pertama kali di aplikasikan akan sama dengan atau hanya oksidasi sedikiiitt banget. Jadi, pas awal kalian liat muka kalian warnanya gimana dan kalian compare muka kalian 3 jam kemudian ya akan tetep sama. Aku sih suka gini karna keliatan fresh lebih lama.

6.       Coverage

Keduanya punya coverage yang sama sih guys. Light coverage menurutku. Cuma, coveragenya perfect fit itu sedikiiittt lebih baik dari cover smooth. Sedikit aja sih tapi tetep di light coverage range. Sangat disayangkan bedak TWC sebagus mereka coveragenya rendah:( Semua blemishes aku masih keliatan kalau pake kedua bedak ini huhu.

PAKAI COVER SMOOTH. Blemishes masih keliatan banget kan di pipi kiri? :(

PAKAI PERFECT FIT. Ini emang blemishes parah sih. aku expect berlebih sama perfect ft karna karatanya coveragenya lebih ada. tapi ternyata pas dipakai sama aja coveragenya kayak cover smooth. beda sedikit banget.

7.       Staying Power

Ketahanannya bisa dibilang Cover Smooth gokil parah! Aku udah pernah ngebuktiin dia sesuai klaimnya (aku baca di box yang kebuang. Tapi di website klaimnya sama kok) yaitu 12 jam bahkan lebih haha. Jadi, aku dandan pagi kan jam 7 ya pas sebelum ngampus terus karna aku posisi haid jadi ga tersentuh air wudhu sama sekali, aku terusin pemakaian cover smooth tanpa blooting minyak dan apapun lah pokoknya bener-bener Cuma pake bedak doang ang ang ga pake bb cream an apalagi foundationan sampe jam 9 malem. Do you know what happen? Warna bedaknya masih keliatan guys! Gokil ga tuh? Satu-satunya yang ngeselin adalah minyaknya dimana-mana. Minyaknya itu keliatan banyak banget emang tapi menurutku wajar sih kan selama 12 jam nggak kesentuh air dan kena polusi udara dsb. Walaupun berminyak parah, bedaknya masih nempel guys. Aku rasa sih bisa diminimalisir dengan cara blooting minyak sih. Aku pulang dari kampus jam 9 karna ada tugas saat itu dan sampe rumah sekitar jam setengah 10, daaan bedaknya masih ada huhu. Berarti udah lebih dari 12 jam dong? Aku bersihin sesampainya di rumah karna takut jerawatan kalau terlalu lama makeup an hehe.

Ketahanan Perfect Fit sih biasa aja menurutku kayak bedak two way cake pada umumnya. 3-4 jam harus apply lagi biar keliatan fresh lagi. Walaupun di 2-3 jam tersebut bedaknya ga ilang sama sekali sih masih ada sedikit-sedikit keliatan kalau pake bedak tipis.

8.       Cakiness

Apakah cakey? dan kalau iya, mana yang paling cakey? Unfortunately, Cover Smooth lebih cakey. Kalau kalian pakainya ga rata, cakey nya bakalan keliatan lebih parah. Garis senyum akan kebentuk gitu. Biasanya kalau kayak gitu, aku langsung apply di bagian yang cakey pake brush bukan spons sedikit aja di area tsb. Anyway, kalau kulit kalian kombinasi, bagian kulit kalian yang lebih berminyak cenderung lebih kusam nantinya daripada kulit sekitarnya. Keliatan cakey gitu deh. Saranku sih kalau gamau keliatan cakey, kalian retouch bagian yang keliatan cakey pake brush kecil. Sedangkan, Perfect Fit sendiri menurutku ga cakey. seandainya cakey pun dia ga se cakey Cover Smooth. Ini point yang bagus buat si perfect fit sih.

Sayangnya, kedua bedak ini tidak friendly buat pemakai kacamata. Ketika kalian lepas kacamata kalian, akan keliatan banget kalau ada garis kacamata disana. Again, perfect fit masih lebih friendly daripada cover smooth. Dia masih ngegaris kacamata emang, tapi bentuk garisannya tidak setajam cover smooth. Jadi, kalau pakai perfect fit itu kalian usap sedikit di daerah yang bergaris gitu udah balik lagi ga ada garisnya. Kalau cover smooth, garisnya ini kudu sedikit lebih ekstra tenaga dan cara untuk ngehapus garisnya ini.

Conclusion

Dari banyak point diatas, tiap bedak ada keunggulan dan kekurangnnya masing-masing yaa? So, aku akan kasih kalian konklusi untuk mungkin membantu kalian dapet ilham mau beli cover smooth apa yang perfect fit atau malah bukan keduanya.


Kalian akan lebih suka PIXY TWC COVER SMOOTH (Biru) kalau:
-Suka yang packagingnya ga ribet dan bisa dibawa kemana-mana
-Ga masalah kalau shadenya ga seberapa sesuai sama warna kulit alias ga natural look
-Males pake sunscreen, doyan retouch bedak
-Suka hasil dewy
-Kulit kering atau normal
-Lebih oily tidak masalah
-Ga suka produk yang oksidasi
-Mukanya ga banyak yang harus ditutup karna dia light coverage
-Suka yang longlasting banget!
-Bukan pengguna kacamata atau bisa tolerir kalau bedak ngecap bentuk kacamatanya




On the other hand....


Kalian akan lebih suka Pixy TWC Perfect Fit (Putih) kalau:
-Ga masalah sekalian beli full version karna kalau beli refill, sponsnya jadi ga higienis dan susah dibawa kemana-mana
-Suka yang natural look karna shades bedaknya lebih cocok untuk kulit-kulit Indonesia
-Ga masalah sering retouch karna spf rendah dan cepat hilang
-Suka hasil matte
-Kulit normal atau berminyak
-Ga suka yang bikin berminyak
-Suka atau tolerir sama produk oksidasi
-Mukanya ga banyak yang harus ditutup karna dia light coverage
- Bukan pengguna kacamata atau bisa tolerir kalau bedak ngecap bentuk kacamatanya (walaupun ini lebih mending dari cover smooth)



Pixy TWC Cover Smooth
Rating? 3.3/5. Hal yang aku suka karna dia longlast banget dan ga oksidasi.
Recommended? Yes. Buat yang mau hasil dewy, tahan lama, nutup muka yang ga banyak blemishes tapi dengan harga terjangkau.
Repurchase? Probably yes. Dia masuk salah satu bedak favoritku sih sesudah Marina TWC (reviewnya disini: Honest Review: Marina Smooth & Glow Two Way Cake) tapi kalau repurchase kayaknya masih ku pikir-pikir dulu karna masih lebih jatuh cinta ke Marina hehe.

Pixy TWC Perfect Fit
Rating? 3/5. Ini bagus buat yang lebih suka hasil matte dan ga masalah sering retouch.
Recommended? Yes. Walaupun aku ga seberapa suka bedak ini, tapi temenku ada yang penggila bedak ini. Pasti ada yang kriteria bedak favoritnya sama kayak perfect fit sih.
Repurchase? No. Aku masih mempertimbangkan untuk repurchase cover smooth, but not for this powder karna bukan bedak yang aku banget (paan sih xD)

Selasa, 27 Februari 2018

Review: Concealer Murah!!! "Viva Covering Cream Beige"

Halooo!


Sebelumnya aku pernah nyinggung soal concealer sangat-sangat murah di salah satu artikelku, nah post kali ini aku buat untuk review concealer yang dimaksud. Siapa dia?

Viva Covering Cream Beige

Brand Viva kan emang nggak pernah ada yang mahal, ya? Menurutku, salah satu brand termurah tapi bagus ya Viva ini. Mending beli produk lokal yang murah daripada produk yang katanya merek import tapi kw dan gatau asal-usulnya kan? Hihi. Kalian bisa dapet concealer ini seharga 10RIBU doang (kalo lagi diskon). Kalau harga resminya sih sekitar 16ribu gitu. Tapi kan aku belinya pas diskonan wkwkw.

Basic Information


Viva covering cream ini masuk di line Viva Queen alias seri Viva yang lebih lux daripada seri Viva biasa dan harganya sedikit lebih mahal. Aku ga ngerti sih sebenernya dia ini foundation atau concealer karna gaada klaim apa-apa di wadahnya. Dari namanya sih sepertinya dia concealer. Bisa sih dipakai foundation tapi pas pernah aku coba hasilnya ga memuaskan sih (crack, memperbesar pori, dsb) dan lebih bagus jadi concealer. Jadi, review kali ini adalah review covering cream dipakai jadi CONCEALER ya bukan foundation untuk menutup BEKAS JERAWAT bukan mata panda (mataku kan mata kucing sis wkwk).

Shades


Viva covering cream ini sebenernya ada beberapa warna ga Cuma beige. Setauku sih ada 4 warna: Ivory, Natural, Beige, sama satunya lupa apaan. Warna-warnanya menurutku sangat cocok sama kulit-kulit orang Indonesia. Aku ambil shade beige karna pas aku liat di boothnya, dia keliatan ga tua-tua banget tapi ternyata pas dipake sih lumayan ketuaan dan terlalu orange. Kayaknya lebih baik aku pakai warna natural deh atau ivory sekalian. Untungnya, shade beige itu hintnya agak kuning jadi nggak jelek-jelek amat dipake buat kulitku yang warm. Jatuhnya warnanya tuh jadi coklat keorangean kalau di aku. Sebagai patokan, skintone aku medium to tan dengan hint kuning lumayan kenceng. Walaupun gitu, perbedaan warnanya nggak seberapa ketara kok kalau diliat dari jauh tapi kalau dari deket pasti keliatan kalau ditempat yang aku pakein warnanya lebh gelap dan lebih orange daripada warna kulitku disekitarnya.

Oh iya, kata mbak-mbak viva di counter, shade tergelap bisa dipakai shading loh sedangkan shade tercerah bisa dijadikan highlighter Cuma aku gapernah coba. Untuk shade tergelap sih menurutku emang bisa dipakai shading sih soalnya pas aku liat warnanya dark chocolate gitu tapi kalau shade tercerahnya aku ga yakin sih bisa jadi highlighter soalnya cerahnya lebih ke kuning gitu dan ga ada blink-blinknya.

Packaging

Udah ga segel ya sis


Packagingnya sangat simpel mirip-mirip sama produk Viva Queen yang ada di tube kayak gini. Pas beli kalian ga akan dapet box (yaudalah ya gausah komplain, murah banget gini). Untungnya meskipun dia cuma tube gitu, tapi kita bisa tau produk masih segel apa engga dari samping boxnya itu (kan ga lucu kita beli baru ternyata malah udah pernah dicolek-colek orang. ya kalo tangan orangnya higienis kan xD). Dibawah kemasan Cuma ada ingredients, informasi produsen, kode produksi, dan tanggal kadaluwarsa. Di tubenya gaada klaimnya ya, tapi pas aku cek di website viva, covering cream ini mengaku waterproof.

Parfume

Baunya wangi strong.Wanginya sih menurutku kayak bunga gitu ala jaman dulu deh wanginya, klasik. Kuat juga wanginya. Jadi aku rasa yang ga suka terlalu wangi akan kurang suka sama produk ini. Waktu di apply pertama kali masih kecium wanginya sih tapi lama-lama makin hilang kok (gatau lagi kalau kalian pakai concealer tepat di bawah hidung ya).

Ingredients


Ada 3 kandungan di ingredients yang aku tau: Mineral oil (buat ngelembabin tapi kalau terlalu banyak bisa over oily dan menimbulkan komedo bahkan jerawat), Beeswax (membantu mengatasi iritasi jerawat namun juga punya potensi komedo), dan silica (biar keliatan lebih flawless alias nutup pori). Oh iya, masih ada kandungan paraben dan BHT. Kandungan terbaik jelas beeswax menurutku karna bagus buat jerawat wkwk. Overall sih kandungannya lumayan simpel sih.

Texture

Teksturnya krim tapi nggak tight. Menurutku cukup encer sih untuk ukuran krim pada umumnya. Dia ini juga kerasa lumayan banyak minyaknya gitu pas dicolek. Menurutku minyak ini yang bikin ga seberapa tebel gitu teksturnya dan bikin mudah dibaurin.

Performance

Dia punya daya cover medium (to full) coverage! Dengan harga 10ribu dan dapat ngecover sampai titik medium (bahkan sedikit ke arah full), menurutku dia udah sangat worth to try banget buat yang punya kantong tipis seperti aku:’) Untuk lebih jelasnya nanti aku coba jelasin di foto ya!

SEBELUM. Dia noda bekas jerawat yang dalam:') Aku prediksi sih ilangnya berbulan-bulan :')
Pas dipake. kelihatan kan kalau teksturnya berminyak? Sayangnya ga ketangkep kamera kalau warnanya cenderung orange dibanding warna kulit asliku :')
Sesudah. Ini hasil aku setelah kebetulan lagi pingin set pakai compact powder viva terbaru (review lengkap disini: Review: Viva Bright Beauty Compact Powder).

Sayangnya, dia ini Cuma bagus kalau diset pakai powder. Dia gabisa ditumpuk sama foundation setelahnya karna bakal ilang termakan usia, eaakkk. Ga ding. Ya jadi, kalau kalian tim yang pake concealer dulu baru foundation, kalian gabisa gunain disini. Jadi, kalian kudu pakai foundation/bb cream/ cc cream atau apapun base makeup yang berbentuk cream atau liquid dulu baru aplikasi si concealer ini. Concealer ini Cuma bagus kalau diatasnya adalah bentuk powder entah itu loose powder, compact powder, dsb (ANYWAY, CHECK ARTIKELKU PERBEDAAN BEDAK YA! disini: Macam-Macam Bedak dan Lip Product Apa Aja Sih? (Bagian 1: Bedak)). Intinya, pemakaian concealer ini kudu kayak gini: foundation/bb cream/cc cream/liquid powder/dsb à concealer à bedak. Atau kalau mau natural bisa langsung: Concealer à Bedak. Bedak terbaik buat nahan concealer ini adalah LOOSE POWDER!!! Kenapa? Karna dia cukup berminyak. Kalau kalian pakai compact atau TWC, niscaya makeup kalian terutama di bagian yang dipakein concealer akan terlihat sangat berminyak dan memperlihatkan kalau pori-pori dibagian situ lebih besar dari bagian yang lain kalau dipakai cukup lama.

Ketahanannya menurutku cukup bagus sih. Kalau kalian pakai loose powder, dia bisa bertahan sedikit lebih lama tapi kalau kalian pakai compact/twc, dia bertahan sih tapi kayak makeup kalian kelihatan minyakan banget gitu loh (tau kan maksud aku? Bukan kayak dewy sehat gitu ya tapi). Aku bahkan pernah pakai dia dari jam 7 pagi sampe 7 malem dan hasilnya masih bagus loh selama kalian nggak wudhu (aku pas itu lagi ga solat gaes hihi) dan setiap kulit kalian terasa minyakan langsung ditimpa bedak lagi. Kunci ketahanan concealer ini adalah setting powdernya. Jadi, kudu bener-bener ada bedak di atasnya untuk nahan si concealer ini berada di tempat.

Terus gimana kalau dipake wudhu dan klaim dia yang waterproof? Hmmm aku sih ga ngerasa dia waterproof gaes. Atau mungkin juga dia waterproof tapi ga usrekproof alias kalo diusrek-usrek pake air kayak gerakan wudhu gitu langsung ilang. Sebenernya pas dipake wudhu gak semua ilang sih Cuma emang sebagian besar ilang udahan. Kalau misal masih ada yang tertinggal, dia udah ga jadi medium to full coverage lagi malah jadi ke arah light coverage gitu.

Rating? 4/5 stars. Untuk harga segini dengan kualitas sebagus ini menurutku layak deh dia dikasih bintang segitu. Setauku gaada concealer semurah ini dengan hasil kayak gini soalnya CMIIW.
Repurchase? Exactly yes (dengan shade berbeda). Aku butuh concealer buat nutupi bekas jerawatku yang cukup dalam di pipi kanan hiks. Dia bekas jerawat paling dalam dan bandel jadi kayaknya akan lama ilang. Selama itu, I need concealer so much huhu. Dan concealer ini concealer yang paling bisa diandelin karna dompetku tipis sissss.
Recommend? Yes. Buat yang kantong tipis tapi mau nutup blemishes di wajah.


Sabtu, 24 Februari 2018

Review: Johnson Baby Milk Soap (Sabun Bayi untuk Dewasa? / Baby Soap for Adult?)

Halo!
Hari ini aku mau review sabun mukaku yang sudah semingguan ini ku pakai. Sabun bayi!

 Johnson’s baby milk soap (bar)

Disclaimer: Di post kali ini aku nggak ngefoto dokumen pribadi ya soalnya sekarang udah nggak pakai ituu. Skincare Update bakal aku upload as soon as possible. Skincare terbaru ini bener-bener ngilangin jerawat! 
johnsons-baby-milk-soap.jpg
Sumber: Website resmi Johnson's
Sebelum lanjut ke review, aku mau cerita dulu kenapa sampai akhirnya aku pakai sabun bayi untuk mukaku sedangkan produk ini bukan sabun muka untuk dewasa. Oh iya, kulit mukaku normal to oily, acne prone, dan sensitive yaa! Di artikelku sebelumnya, aku menyebutkan kalau jerawat lagi melanda muka dimana-mana. Sebagai ikhtiarku karna udah gatau lagi pakai apa because skincare pasaran termasuk citra kesukaanku nggak bisa menanggulangi jerawatku kali ini, jadi aku langsung ke dokter kulit guys. Aku kesana dua kali. Kunjungan pertama dikasih salep karna tipe jerawatku saat itu adalah jerawat infeksi (makanya ga mempan pake skincare pasaraan huhu). Kunjungan keduaku kesana untuk kontrol mukaku yang saat itu muncul terus jerawatnya padahal salepnya selalu berhasil ngempesin jerawat (fyi, pas aku pake salep, aku banting setir ganti skincare yaitu pakai wardah perfect bright aku campur sama clindamycin dan sabun mukanya pakai jf sulfur dan itu nggak berhasil kayak aku pakai sabun muka jf sulfur sama citra + clindamycin: review jf sulfur dan citra combine clindamycin klik disini ya! aku berasumsi bahwa wardah yang buat jerawatnya nambah mulu jadi aku setop semua skincare dan pake jf sulfur aja ketika konsul ke dokter kulit. Jadi intinya, pas aku ke dokter kulit, kulitku Cuma pakai jf sulfur doang sama pakai salep aja). Nah, di kunjungan keduaku ini, dokternya bilang untuk infeksi di jerawatnya udah membaik tapi jerawatnya masih nongol-nongolan. Jerawat nongol ini kata dokternya karna jf sulfur punya efek mengeringkan muka jadi lebih gampang jerawatan. So, aku ambil kesimpulan sah-sah aja pakai JF sulfur asal pakainya dibarengi sama moisturizer yang cocok buat muka (Review JF Sulfur Bar Soap klik disini yaaa). Nah, kesalahanku adalah aku pakai moisturizer wardah yang sama sekali belum aku tes apakah cocok atau ngga buat kulitku yang cukup sensitif. Sebagai solusi, dokternya menawarkan untuk pakai skincare dokter kulit rumah sakit sana. Tapi, sebagai syaratnya, kulit harus dinetralisir dari seluruh produk skincare selama 2 minggu termasuk bb cream (karna bb cream yang ku punya, si wardah kan ada unsur skincare dan makeupnya). Dari sana, bengong lah aku, “dok, kan ini lagi jerawatan, kalau kulitnya ga benar-benar bersih nanti kalau makin banyak jerawatnya gimana”. dan akhirnyaaa.. dokter bilang selama 2 minggu itu aku disuruh pakai sabun bayi merk apapun untuk cuci mukanya tapi 2x sehari aja jangan sering-sering. Sepulang dari sana, aku langsung bawa pulang sabun ini. Jadi, kalau ada yang tanya: berarti sabun bayi boleh ya buat kulit muka? Aku jawab sepertinya iya, karna dokter kulit sendiri yang menyarankan.

Packaging

Dusnya sih simpel warna hijau telur asin. Kemasannya miriplah sama sabun mandi kebanyakan. Kalau di cusson sabun bayi yang versi bar juga kayak gini lebih lucu sih ada gambar bayinya. Tapi kalau johnson ini gaada identifikasi lain kalau ini milik bayi selain tulisan “baby milk soap” nya. Klaim awal johnson baby milk soap ini “helps complete skin nourishment” yang berarti membantu menutrisi lengkap untuk kulit. Di awal juga dia menyebutkan bahwa selain mengandung susu, dia juga terdapat vitamin E yang biasanya diidentikan vitamin kulit. Di belakang kemasan, terdapat beberapa informasi seperti klaim lainnya: menjadikan kulit halus, lembut, dan sehat serta lulus uji alergi. Selain itu, di belakang kemasan juga terdapat cara penggunaan, ingredients dan lain sebagainya. Dalam ingredientsnya sih ada mineral oil which is not really good for oily skin karna bisa bikin ladang minyak. Titanium dioxide juga terdapat dalam sabun ini yang berarti dia sudah dilengkapi UV filter guys. Tapi jangan mengharap perlindungan yang lama ya karna seperrtinya kandungannya sedikit sekali ‘cause this product have to be suitable for sensitive baby skin tho. Terdapat nomer cs johnson bebas pulsa juga loh yang bisa dihubungi.

Bar Soap

Warna sabunnya putih susu gitu. Untuk parfumnya sih nggak seberapa ‘nyegrak’ di hidung. Wanginya kalem gitu ala bayi unch. Busanya kecil-kecil gitu dan nggak seberapa berbusa mirip kayak creamy foam gitu hasilnya.

Result

Aku sih biasanya sekali cuci muka 2x pemakaian. Soalnya kalau Cuma sekali kayak ngerasa kotoran kurang keangkat aja. Kalau kalian Cuma cuci muka sekali, kulit nggak seberapa kesat jadi kayak ada lembab-lembabnya gitu (entah itu lembab atau kurang bersih). Kalau kalian cuci muka 2x kayak aku, hasilnya lebih kesat tapi nggak kesat banget, masih ada lembabnya sedikit jadi nggak kering kerontang (beda banget sama JF sulfur keringnya). Aku belum berani cuci muka sampe 3x karna takut terlalu kesat dan kering hehe.
Daya bersihnya bagus loh. Aku pernah pakai makeup yaitu foundation viva campur covering cream viva (covering cream ini bilang sih waterproof. Akan aku bikin reviewnya juga kok!) tipis-tipis dan  aku bersihkan pakai ini doang. Aku Cuma pakai 2x kayak biasanya tapi ada gerakan memijat wajah pelan gitu pas pake sabunnya dan pas dibilas hasilnya udah bersih banget. Aku tes pake tisu, kapas, bahkan kapas yang sudah dikasih toner benar-benar nggak tersisa residu makeupnya. Cuma tetep ya, kalau kalian pakai makeup yang  weight  gitu dan berlayer-layer aku tetep saranin double cleansing dulu (baca juga:Review: Viva White All in One Face Cleanser with Mulberry).
Hasilnya selama 1 minggu? Bagusss! Di awal aku bilang kan jerawatnya tumbuh-tumbuh terus gitu pas ke dokter kulit. Tapi semingguan ini aku sama sekali nggak pakai skincare apapun selain johnson baby milk soap ini buat pembersih mukaku dan akhirnya jerawat banyak yang kempes euyyy. Sekarang ini tinggal jerawat 1 biji (fyi, pas ke dokter kulit terakhir kali jerawatku ada 5 kalau gak salah). Sepertinya memang kulitku sudah sangat lelah karna aku kebanyakan ganti-ganti skincare ini itu tanpa proses netralisir.
Oh iya, meskipun dia ada mineral oilnya, tapi di aku dia ga buat minyakan loh. Justru ngontrol minyak banget gitu. Kulitku jadi normal mal minyaknya. Biasanya kan ada sedikit kelebihan minyak di wajah, tapi kalau sekarang engga jadi lebih normal aja minyaknya. Bangun tidur juga kelihatan bersih gitu gak minyakan. Yang paling aku suka ya ituuu dia bantu banget buat jerawatku. Sekarang tinggal ngurus 1 jerawat dan bekas jerawat infeksi aja yeay!
Pros and Cons
+ Murah banget euy 4300 aja bisa dipake sekitar 3-4minggu
+ Ngurangi jerawat! <3 bangeettt
+ Ngurangi over produksi minyak di muka
+ Daya bersihnya ajeeeb

(-) Ga higienis
(-) Ga bisa buat bekas jerawat hahahihi .-.

Rating? 4.3 / 5 stars
Will I repurchase this? Probably yes. Bingung lanjut skincare dokter apa ga huhu. Kan jerawatnya udah mulai mati satu-satu.

Will I recommend this? Yes. It is also suitable for sensitive skin guys ‘cause you know laaa baby has sensitive skin too.

Jumat, 05 Januari 2018

Review: Viva Bright Beauty Compact Powder

Selamat tahun baru semuaaa!!! (telat 6 hari doang wee:p)

Hari ini aku mau review produk murah lagi gaes datengnya dari brand yang sudah cukup legendaris: Viva. Produk ini muncul pertama kali kayaknya sekitaran 2017 atau 2016 akhir gitu jadi masih terhitung baru kan ya? Bentuk produknya adalah compact powder alias bedak yang dipadatin (buat yang kepo lebh tentang jenis-jenis bedak, bisa banget ceki-ceki artikelku yang ini: Macam-Macam Bedak dan Lip Product Apa Aja Sih? (Bagian 1: Bedak)). Who is it?

Viva Bright Beauty Compact Powder


Sekedar informasi gals, aku dapet produk ini gratisan hanya dengan menukar survei gitu. Tapi tenang aja, review yang aku buat disini sangat jujur ga ditambah-tambahi ga di kurang-kurangi. Oh iya buat yang tinggal di Surabaya, yang mau dapat gratisan juga bisa check official account  instagram viva cosmetics yaa. Penukarannya paling lambat besok  tanggal 7 Januari 2018 :p Kalau beli sih kalau aku gak salah di website resminya sekitar 20ribu an ga sampai 30 ribu kok. Sangat murah kantong siss.

Packaging

Dus maupun packagingnya warna pink unyuu. Sebelum aku beli ini, sekitaran bulan agustus aku pernah minta bedak temenku dan dia pakai bedak ini guys. You know what I was asking to her? “Bedaknya P*xy ya?”. Dan dia dengan entengnya bilang “bukan, ini Viva”. Oemji!!! Sejak kapan Viva punya produk selucu ini. Biasanya viva dominasi warnanya kan klasik banget, tapi yang ini dia warnanya anak muda banget deh which I like <3

Belakang

Samping

Atas

Di bagian depan dusnya cantik banget serius. Yang banci packaging pasti liat kayak gini ngiler. Cute banget kayak minta banget dibeli huhu. Ga kelihatan bedak murah, gals. Dibagian belakangnya tertulis shade, expired date, dan klaim bedak. Ga aku tulis yaa, kalian baca sendiri aja jangan males :p untuk bagian samping kanan-kiri dus tertulis ingredients sama alamat produsen Viva. Di atas dusnya ada nomer shade: 1 Ivory, 2 Natural, 3 Beige. Aku punya shade 3 Beige~ You know what? Shadenya kegelapan banget sama aku :’( leher lebih cerah sekitar 3 tingkat diatas muka kalau pakai shade bedak ini hiks. Tapi yaudah lah ya namanya juga gratisan. Oh iya yang kulitnya agak sedikit ga jelas kayak aku: dibilang kuning langsat ya nggak secerah itu, dibilang sawo matang nggak segelap itu, ga usah takut ambil shade Ivory. Shade bedaknya Viva itu sering sesuai sama kulit Indonesia kok. Jadi yang shade tergelapnya ya emang cocok buat orang Indonesia berkulit sawo matang gitu dan yang shade paling terang nggak secerah warna shade cerah di bedak-bedak lain kayak maybelline, wardah, dsb. Jadi guys, jangan takut keputihan pakai Ivory :p tapi kalau emang ga berani ya gapapa kok, ga maksa. Cari aman aja pakai yang natural. Anyway, bedak tabur viva aku punya shade natural dan itu terlalu gelap juga di mukaku. As conclusion gals, buat yang kulitnya kuning langsat ambil nomer 1, kulit medium atau ga jelas kayak aku bisa ambil nomer 1 atau 2, sedangkan kulit sawo matang atau cenderung sawo matang bisa ambil nomer 2 atau 3.

Depan

Belakang

Pas Dibuka warnanya juga masih pink unyu. Bentuknya tipis pipih. Dibelakangnya ada expired date sama shadenya juga. Netto produk ada di belakang tempat bedaknya sis bukan di dusnya. Isinya sih standard bedak pada umumnya sih 15gr. Packaging kayak gini lucu banget sis ga malu-maluin kalau dibawa kemana-mana. Good job, Viva yeay!

Pipih dan tipis

Spons


Di dalamnya terdapat kaca yang cukup buat dipake retouch. Bedak ini juga dilengkapi spons mungil. Nah, spons nya ini sedikit ngeselin sis. Cukup halus sih sponsnya tapi kecil parah sis dan tipis. Akan lebih baik kalau kalian beli spons sendiri aja._. tapi masalahnya kalau kalian beli spons sendiri takutnya tidak cukup tipis untuk muat masuk tempatnya karna as I’ve mentioned above, packagingnya tipis pipih sis. Spons dan bedak juga nyampur jadi satu. Sebenarnya bukan masalah besar sih buat yang bisa menjaga spons dengan baik dan benar. Takutnya kalau nggak higienis sponsnya terus langsung kena bedak, nanti akan timbul jerawat deh huhu. Aku dulu biasa pakai bedak yang spons sama bedak jadi satu, tapi karna sekarang ini hampir semua bedak yang ku punya modelnya spons dibawah bedak, jadi sedikit agak merasa kurang aman kalau pakai bedak yang sponsnya ga di pisah. Apalagi akhir-akhir ini muka bagian kananku sering jerawatan sis huhu jadi parnoan. Don’t worry sis, kalau mau pakai ini kudu rajin bersihin spons dan benar-benar menjaga sponsnya sehigienis mungkin.

Performance

Bedak ini teksturnya halus sis jadi kelihatan nyatu sama kulit nggak kayak tempelan bedak doang gitu. Dia juga membantu menutup pori-pori gede kalian walaupun nggak perfect amat. Hasilnya matte dan flawless, jadi kalau dilihat kayak kulit kelihatan halus dan sehat gitu loh. Dia juga nggak cakey, nggak crack juga. Bedak ini cocok buat yang kulitnya oily sampai normal to dry. Kalau kulitnya very dry perlu pakai moisturizer dulu sih soalnya pas aku pakai bedak ini disaat kulitku seperti gurun sahara, dia ga seberapa terlihat halus gitu tapi masih halus kok. Agak sedikit mirip kayak pakai bedak tabur pas kulit kalian kering. Yaaa walaupun ga separah kelihatan sangat kering kayak pas pakai bedak tabur sih. Dia masih kelihatan oke buat yang dry tapi kalau very dry perlu moisturizer dulu walaupun terdapat squalane di Ingredients.

Tekstur muka. Memang ga ada bekas jerawat. Tapi kelihatan kan ya dibagian kering-kering masih kelihatan gimana gitu. Bekas jerawat ada di sisi pipi lainnya dan mash kelihatan dengan jelas.


Oil Controlnya termasuk oke loh. Kalau dipakai saat kondisi kulit kalian berminyak, dia langsung nyerap minyak diwajah dan wajah kalian langsung matte seketika. Dia hasilnya hampir sama kayak kalau kalian mukanya lagi berminyak terus tiban pake bedak tabur marcs. Bedanya, kalau pakai ini terlihat lebih flawless dan agak dewy sedikit banget daripada marcs yang kalau dipakai langsung matte banget. Sedikit dewy nya ini yang kelihatan kayak kulit sehat justru. Sepertinya hasil kayak gini yang dikatakan semi dewy kali ya? Karna dia hasilnya matte tapi ada sedikit hasil dewy. Oh iya, selama 2 jam pemakaian sih oil controlnya sudah agak terkikis. Kalau muka dipegang setelah 2 jam pemakaian kayak udah ada minyaknya sedikit tapi masih terlihat cukup matte.

Ketahanannya cukup menurutku. Ketahanan seperti apa yang kalian harapkan dari sebuah compact powder gals? Kalau single use only paling lama 4 jam itu juga kalau di ruangan yang tidak panas. Aku belum pernah coba pakai dia setelah bb cream ataupun foundie karna sekarang musim liburan dan aku gak kemana-mana gals, sedihL Jadi ya ngapain di rumah aja pakai foundation atau bb cream, kan terlalu berat sis. Tapi menurutku sih kalau sebelumnya pakai foundie atau bb cream dan dipakai buat ngeset foundie atau bb cream, pastilah akan lebih lama. Bedaknya juga ga oksidasi atau menggelap sis. Kalau dipakai wudhu atau kena air dikit juga bubar jalan.

Coveragenya hampir no coverage alias light banget. Malahan menurutku masih lebih baik marcs loose powder shade creme buat nutup noda-noda di muka kalian. You still need concealer buat yang punya noda-noda kayak mukaku. Aku sih pakai ini buat pemakaian sehari-hari sih, jadi bodo amat noda-noda nya kelihatan wkwk. Oh iya, kalau mau cari concealer murah buat sehari-hari coba pake Viva covering cream coba. Dia hasilnya medium to full coverage kok. Kayaknya sih cocok kalau dipadu sama si bright beauty compact powder-nya si Viva in tapi aku belum nyobain hehe. Bedak ini menurutku sih sesuai buat sehari-hari dan nggak terlalu banyak yang harus ditutupi di muka.


Oh iya di Ingredients bedak ini terdapat Beeswax yang konon katanya bisa mengeringkan jerawat. Ada Squalane yang bisa melembabkan muka. Ada Mica juga yang buat pori-pori terlihat lebih kecil. Titanium Dioxide juga membantu sebagai perlindungan dari sinar matahari di bedak ini. Cukup asyik sih ingredientsnya, terutama Beeswaxnya. Buat yang ga suka produk ber-paraben, produk ini masih menggunakan paraben. Aku sih ga masalah sama paraben hehe. Selain itu, terdapat BHT juga di ingredients. Tapi aku yakin sih, paraben dan BHT disini sudah aman digunakan karna dosisnya sesuai. Apalagi sudah BPOM dan Viva produk legendaris. Banyak produk viva ber-paraben dan BHT loh tapi yang pakai sampai sudah nenek-nenek juga sehat wal afiat :D


What I like and Dislike?

+ Packagingnya super kiyut
+  Murah
+ Halus di muka
+ Oil Controlnya lumayan bagus
+ Semi Dewy not a dead matte finish
+ Cocok buat sehari-hari karna ga tebal, ga dempul, dsb
+ Ada beeswax nya yang baik buat jerawat

- light coverage
- Ga tahan lama kudu sering retouch
- Spons sama bedak ga dipisah
- Spons ga asik

Rating? 3/5 stars
Will I purchase this? Probably yes. It is good enough to be my daily powder bcs its texture. Furthermore, it also can be build up without cracking. Amazingly, When you wear them with more than 2 layers, it does not make you too much powder, instead it increases the coverage and its longevity.


Will I recommend this? Still yes. At least, the packaging is really cute and you don’t mind to put them for retouch when you are in mall, cafe, etc bcs the packaging does not reflect the cheap product. It also gives your face seems flawless and pretty good bcs its texture. Last but no least, if you use this for daily routine, it’s quite good enough.

Update: Sorry guys, gambarnya jadi pecah karna otomatis dari pihak bloggernya :( untuk informasi dibelakang dus akan aku tuliskan aja ya nyusul nanti:)